Sarmi – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sarmi melalui Unit Identifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Sekolah SD YPK Eliem Bagaiserwar, Distrik Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan olah TKP tersebut dipimpin oleh IPDA Syamsuddin, S.H. selaku KBO Sat Reskrim Polres Sarmi dan melibatkan IPDA Hendrik J. Peday, S.H. selaku Kanit IV Sat Reskrim, BRIPKA Irpan Abidin, S.H. selaku Kaur Identifikasi, serta anggota piket Sat Reskrim Polres Sarmi.
Korban diketahui bernama Apsalom Nasima (48), warga Jalan Sekolah SD YPK Eliem Bagaiserwar, Distrik Sarmi Kota. Berdasarkan keterangan saksi, korban tinggal seorang diri di rumahnya dan beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia sempat mengalami kecelakaan ringan akibat menabrak seekor anjing.
Penemuan korban berawal saat salah seorang saksi, Paul Demina Sima, melihat banyak lalat di sekitar rumah korban dan berusaha memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Saksi kemudian mengajak Sakarias Manggar untuk memeriksa kondisi rumah korban. Setelah mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah, keduanya membuka akses masuk dan menemukan korban telah meninggal dunia di dalam kamar dalam kondisi telah membusuk.
Menerima laporan tersebut, personel Sat Reskrim Polres Sarmi segera menuju lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pemeriksaan saksi, dokumentasi dan pemotretan TKP, pemeriksaan kondisi korban, hingga pembuatan sketsa lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Bagaiserwar guna dilakukan pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tenaga medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah telah mengalami pembusukan yang ditandai dengan pembengkakan tubuh, lebam mayat pada bagian punggung, serta pengelupasan kulit akibat proses pembusukan.
Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berada di sekitar korban untuk kepentingan penyelidikan dan dokumentasi lebih lanjut.
Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan para saksi, serta hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban diketahui telah lama mengalami gangguan kesehatan dan tinggal seorang diri di rumahnya.
Sat Reskrim Polres Sarmi memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Situasi selama proses olah TKP hingga evakuasi berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Tutup (RA).









































