Sarmi – Polsek Bonggo Polres Sarmi memulai Pembangunan Rumah Problem Solving “Fatuk Tguose–Marahai” melalui Doa dan Peletakan Batu Pertama di halaman depan kanan Mako Polsek Bonggo, Kabupaten Sarmi, Selasa (15/9/2026). Pembangunan fasilitas berukuran 10 x 22 meter ini ditujukan sebagai sarana penyelesaian asalah sekaligus ruang bersama bagi Masyarakat Bonggo Raya.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul, SE., M.Si bersama Wakapolsek Bonggo Ipda Daud Pararem dan personel Polsek Bonggo. Doa sebelum pembangunan dipimpin Bapak Pdt. John Morin, S.Si., MM (Sekretaris Klasis GKI Bonggo), sebagai bentuk penyerahan seluruh proses pembangunan kepada TUHAN.
Peletakan Batu Pertama dilakukan oleh Bapak Pdt. John Morin, kemudian dilanjutkan Bapak Kepala Kampung Narum, Bapak Kepala Kampung Tarontha, Perwakilan Masyaralat Bonggo Raya, Kepala Tukang kemudian Kapolsek Bonggo dan Wakapolsek Bonggo serta Perwakilan Anggota Polsek Bonggo Senior dan Junior. Setelah prosesi tersebut, para tukang langsung melanjutkan pekerjaan pembangunan.
Rumah Problem Solving ini diberi nama “Fatuk Tguose–Marahai”, yang berarti “Satu Hati itu Indah.” Fatuk Tguose berasal dari Bahasa Tarta Suku Rumbuwai Sarmi Papua yang berarti Satu Hati, sedangkan Marahai dalam Bahasa Suku Tobelo Maluku Utara berarti Indah. Nama tersebut menjadi Simbol Semangat Persatuan dan Kebersamaan.
Kapolsek Bonggo Iptu Yustus Maudul mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut merupakan upaya menghadirkan ruang pelayanan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Rumah Problem Solving ini kami siapkan bukan hanya untuk penyelesaian permasalahan masyarakat melalui komunikasi dan musyawarah, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk berbagai kegiatan positif Masyarakat Bonggo Raya,” ujar Kapolsek Bonggo.
Selain untuk penyelesaian masalah masyarakat, bangunan tersebut direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai Rumah Baca, Tempat Olahraga Badminton, Pertemuan Pemuda, Kegiatan Sosial, Acara Keluarga serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Pembangunan dilakukan secara bertahap, mulai dari fondasi dan struktur bangunan hingga atap, pengecoran lantai dan pemasangan keramik, pembangunan MCK serta instalasi listrik, hingga penyediaan meja, kursi, lemari buku dan buku-buku pendidikan serta bacaan.
Kapolsek Bonggo berharap Rumah Problem Solving “Fatuk Tguose–Marahai” dapat menjadi wadah interaksi yang memperkuat hubungan Polri dengan Masyarakat.
“Kami berharap fasilitas ini menjadi rumah bersama bagi Masyarakat Bonggo Raya, sehingga setiap persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama,” tambahnya.
Turut hadir Wakapolsek Bonggo Ipda Daud Pararem, Personel Polsek Bonggo, Bapak Pdt. John Morin, S.Si., MM., Kepala Kampung Narum Bapak Demas Sakwerai, Kepala Kampung Tarontha Bapak Kornelis Wendiri, Kepala Tukang Bapak Masum beserta para Tukang.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Polsek Bonggo menunjukkan komitmennya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui ruang bersama yang mengedepankan Komunikasi, Musyawarah dan Kebersamaan.(RA)









































