Minahasa Utara – Kerja keras tanpa mengenal lelah terus ditunjukkan personel Kodim 1310/Bitung bersama pekerja dibantu warga dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kel. Rap-Rap Kec. Airmadidi Kab. Minahasa Utara, dalam upaya pengerjaan pengecoran blok angkur tepi jauh, Senin (18/05/2026).
Sejak beberapa hari terakhir, personel di lapangan terus berjibaku dengan teriknya panas matahari demi mempercepat progres pembangunan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari penyiapan dasar pondasi, pemasangan material pendukung, hingga pengecoran blok angkur yang membutuhkan ketelitian dan tenaga ekstra.
Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tetap terlihat kuat. Mengaduk campuran semen, pasir dan kerikil secara manual, sementara personel lainnya fokus meratakan dan memperkuat struktur dasar agar mampu menopang konstruksi blok angkur secara maksimal.
“Rampungnya blok angkur tepi dekat dan tepi jauh menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Struktur tersebut nantinya akan berfungsi sebagai penopang utama kekuatan kabel jembatan gantung perintis yang tengah dibangun,” kata Sertu Saripudin Talaohu saat dimintai keterangan.
Menyikapi hal tersebut, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ mengatakan, Progres yang terus menunjukkan hasil signifikan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kebersamaan seluruh pihak di lapangan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan para Babinsa bersama pekerja dan masyarakat dalam pengerjaan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan di lapangan, seluruh personel tetap bekerja dengan penuh semangat dan tidak mengenal lelah demi percepatan pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini nantinya membawa manfaat besar bagi masyarakat sekitar yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Dandim 1310/Bitung.
Warga pun menyambut antusias perkembangan pembangunan jembatan yang diharapkan mampu membuka akses transportasi dan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat desa.(RD)










































