Jayapura – Melianus Asso, selaku Tokoh Pemuda Papua Pegunungan memberikan himbauannya kepada segenap lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu ataupun ajakan yang menghasut yang bisa merugikan diri sendiri dan banyak orang.
Menurutnya, sebagai Pemuda yang baik cerdas yang punya generasi masa depan Papua mari pahami bersama setiap Informasi yang diterima dengan tidak asal meneruskan.
“Mari kita cerna dengan bijak setiap informasi yang diterima, sehingga tidak terjebak oleh kepentingan sesaat yang dilakukan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucap Melianus.
Melianus Asso yang juga menjabat sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua itu menyatakan bahwa kehidupan harmonis yang sudah terjaga ada baiknya tetap dipertahankan.
“Mari kita dukung Pemerintah dalam membangun daerah ini sehingga bisa sejajar dengan Provinsi besar, sehingga Tanah Papua juga bisa menjadi contoh maupun tauladan kepada Provinsi yang lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua merupakan kewajiban seluruh masyarakat yang ada di dalamnya sehingga seluruh masyarakat diperlukan andil serta tanggung jawab dalam proses tersebut.
“Kita dukung tercipta Harkamtibmas yang damai dan aman, sehingga ekonomi Papua makin maju guna Papua yang semakin makmur dan berkembang kedepannya,” ujar Melianus Asso.
Berkaitan dengan aksi tanggal 15 Agustus 2026, Melianus katakan bahwa penyampaian pendapat atau aspirasi di muka umum di jamin oleh UUD namun dirinya berharap masyarakat dapat menjaga keamanan bersama aparat sehingga tidak menjalar ke aktifitas masyarakat lainnya.
“Saya harap dan saya menghimbau seluruh pihak yang nantinya akan turut serta melakukan aksi agar tetap mengedepankan situasi yang kondusif serta tidak berdampak pada seluruh masyarakat lainnya, dan aparat keamanan mampu mengedepankan penangan secara persuasif supaya tidak menimbulkan gesekan antara masa aksi dan pihak keamanan. Setiap warga negara yang baik jaga diri jaga sesama jaga keluarga untuk tidak terjebak dalam informasi hoax yang berujung pada merugikan diri sendiri,” tutupnya.(rd)










































