Sarmi, Senin (14/9/2026) – Personel Polsek Pantai Barat bersama anggota Koramil Pantai Barat bergerak cepat merespons aksi pemalangan Kantor Distrik Pantai Barat yang dilakukan oleh sejumlah pegawai distrik sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait hak-hak mereka yang belum diterima.
Aksi tersebut diketahui setelah salah satu staf Kantor Distrik Pantai Barat, mendatangi Polsek Pantai Barat untuk menyampaikan laporan terkait pemalangan. Para pegawai menyampaikan tuntutan mengenai ULP (Uang Lauk Pauk) yang menurut mereka belum diterima sejak Januari hingga September 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polsek Pantai Barat bersama Danramil Pantai Barat Peltu Hamdin langsung mendatangi Kantor Distrik Pantai Barat untuk memastikan situasi sekaligus melakukan pendekatan persuasif dan mediasi kepada para pegawai yang melakukan pemalangan.
Dalam proses mediasi, personel kepolisian mengimbau para pegawai agar tetap menjaga situasi kamtibmas serta tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pelayanan pemerintahan dan merugikan masyarakat. Polisi juga mengajak para pegawai menyampaikan aspirasi melalui mekanisme yang tepat dengan mengedepankan dialog, musyawarah, dan penyelesaian secara damai.
Personel Polsek Pantai Barat selanjutnya berkoordinasi dengan Kepala Distrik Pantai Barat untuk mencari solusi terbaik sehingga pemalangan dapat segera dihentikan dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dapat kembali berjalan.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Bupati Sarmi memberikan arahan melalui sambungan telepon agar permasalahan tersebut diselesaikan melalui jalur pemerintahan. Para pegawai kemudian sepakat membuka palang dan menunjuk sejumlah perwakilan untuk menghadap ke Kantor Bupati Sarmi guna membahas serta menyelesaikan persoalan internal yang terjadi di Kantor Distrik Pantai Barat.
Selanjutnya, para pegawai meninggalkan Kantor Distrik Pantai Barat. Perwakilan yang telah ditunjuk kemudian berangkat menggunakan kendaraan menuju Kantor Bupati Sarmi untuk mengikuti proses penyelesaian lebih lanjut.
Setelah memastikan kondisi di lokasi tetap kondusif dan aktivitas tidak kembali terganggu, personel Polsek Pantai Barat kembali ke Mako Polsek Pantai Barat.
Kapolsek Pantai Barat melalui personelnya Aipda Beny yafriar mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menyampaikan setiap aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai aturan, serta menghindari tindakan pemalangan yang dapat mengganggu pelayanan publik. Kepolisian siap menjadi jembatan komunikasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (RA)









































