Sarmi – Kamis, 23 Juli 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sarmi menggelar kegiatan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lantas di SMP Satap Kasukwe, Distrik Sarmi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan edukasi yang rutin dilaksanakan guna membentuk generasi muda yang sadar hukum dan memiliki budaya tertib berlalu lintas.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Sarmi Aipda Irfan, S.H., didampingi Kanit Regident Satlantas Polres Sarmi Ipda Sefril P., Kanit Gakkum Satlantas Polres Sarmi Aiptu Silas S. Taiwor, S.H., bersama personel Satlantas Polres Sarmi, yakni Aipda Mathias Salembun, Bripka Edison Wouw, Bripda Luis Imbiri, dan Bripda Calasina Irene Aweno.
Dalam kegiatan tersebut, para personel memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, kewajiban melengkapi surat-surat kendaraan, bahaya mengendarai kendaraan bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan usia, serta risiko menggunakan telepon genggam saat berkendara. Para siswa juga dibekali pemahaman tentang etika berlalu lintas dan pentingnya saling menghormati sesama pengguna jalan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti penyampaian materi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar aturan lalu lintas maupun keselamatan berkendara. Melalui pendekatan edukatif, personel Satlantas mengajak para pelajar untuk memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Selain memberikan materi, personel Satlantas Polres Sarmi juga mengimbau para pelajar agar tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Para siswa juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengingatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polres Sarmi dalam mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar lantas) melalui edukasi kepada generasi muda. Diharapkan, dengan pemahaman yang diberikan sejak dini, para pelajar dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, taat hukum, serta mampu berkontribusi dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sarmi. Tutup (RA).









































